Jakarta, Layar.id Minamata adalah campuran dari beberapa hal yang berbeda. Film ini menceritakan kisah jurnalis foto ‘Life’ yang terkenal, W.Eugene Smith ketika dia mendokumentasikan efek keracunan merkuri beracun di Jepang. Johnny Depp tampil memukau dan bersinar, seolah menemukan peran yang sesuai dengan bakatnya di film biopik fotografer, Minamata.
Ulasan
Minamata adalah campuran dari beberapa hal yang berbeda. Mengikuti jurnalis foto ‘Life’ yang terkenal, W.Eugene Smith ketika dia mendokumentasikan efek keracunan merkuri beracun di Jepang. Itu adalah bagian dari biografi dan bagian dari pengungkapan penyimpangan perusahaan, dengan hanya sedikit ‘ketakutan dan kebencian di Las Vegas’ yang mewarnai.
Cerita bermula pada tahun 1971 di New York. Smith (Johnny Depp) berada di ujung ekor karir legendaris. Perilakunya yang tertutup dan tidak menentu, telah mengikis hubungannya dengan editor ‘Life’ Robert Hayes (Bill Nighy) dan bertahun-tahun dihabiskan sebagai fotografer Perang Dunia II menghantui ingatannya.
Depp tampil bersinar dalam film yang menyajikan aktivisme melawan penyimpangan perusahaan ini. Ini pekerjaan yang matang, tanpa jejak Kapten Jack Sparrow yang ikonik. Ia menggali peran lebih dalam dan membawa campuran pesona dan kasih sayang yang kasar. Minamata mengambil kebebasan dengan garis waktu sejarah, mengingat ini bukanlah film dokumenter.
Cerita
Ceritanya berada di sekitar ‘penyakit Minamata’ yang terjadi tahun 1971. Insiden ini hampir tidak terdengar, meskipun pabrik Chisso di kota nelayan Minamata terus meracuni perairannya dengan merkuri.
Aileen membujuk Smith untuk melakukan perjalanan kembali ke Jepang, sehingga karyanya dapat menginspirasi dunia untuk menuntuk akuntabilitas. Namun, taktik kejam presiden Chisso Nojima (Jun Kunimura) membuatnya harus menjaga kerahasiaan informasi tersebut.
Perusahaan memerintah dengan ketakutan, tidak hanya melalui ancaman pembalasan, tetapi juga prospek menutup pabrik dan meninggalkan penduduk tanpa tempat bekerja. Jadi, sementara keluarga berharap untuk restitusi keuangan, mereka tidak ingin mengguncang tempat mereka mencari nafkah. Itu artinya, mereka tak ingin Smith memotret mereka dan menggiring ke arena baku tembak.
Baca : Film Will Smith ‘King Richard’ Rilis Pekan Ini
Minamata
Film ini merupakan biografi garapan sutradara Andrew Levitas. Ceritanya adalah adaptasi bersama David Kessler, Stephen Deuters dan Jason Forman, dari buku otobiografi Aileen Mioko Smith dan W.Eugene Smith.
Minamata pertama kali tayang di Festival Film Internasional Berlin pada Februari 2020, tepat ketika COVID meningkat dan melumpuhkan dunia. Film mengalami penundaan panjang sampai akhirnya tiba ke layar lebar Amerika Serikat pada 11 Februari 2022 oleh Samuel Goldwyn Films.
Dalam ajang Academy Awards ke-94 baru-baru ini, Minamata berada di posisi ketiga untuk kategori Oscars Fan Favorite. Jadi, tertarik untuk menyaksikannya?
Baca : Trailer “SEVENTEEN Power of Love : The Movie” Telah Rilis
Sumber : www.beta.ctvnews.ca, www.thefilmstage.com,
Foto : berbagai sumber
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.